AdvertorialDPRD Kaltim

Subandi Soroti Dugaan Keterlibatan Tambang dalam Longsor Desa Batuah

×

Subandi Soroti Dugaan Keterlibatan Tambang dalam Longsor Desa Batuah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III, Subandi. (H)

Pijar.asia | Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, mengungkapkan bahwa warga Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, menduga kuat aktivitas pertambangan PT Baramulti Suksessarana sebagai penyebab terjadinya tanah longsor di wilayah mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan Subandi usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di DPRD Kaltim bersama perwakilan warga dan pihak perusahaan. Rapat ini menjadi respons atas kejadian longsor yang berdampak pada pemukiman warga di kilometer 28 Desa Batuah.

“Menurut warga, longsor itu terjadi karena kegiatan tambang yang lokasinya dekat permukiman. Namun perusahaan menyebut aktivitas tambang tidak berkaitan langsung, bahkan berdasarkan hasil pemantauan tim geologi internal mereka, kejadian tersebut bukan disebabkan oleh kegiatan tambang,” ujar Subandi.

Meski terjadi perbedaan pandangan, PT Baramulti Suksessarana menyatakan kesediaannya untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak. Bentuk dan mekanisme bantuan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

“Pihak perusahaan sudah menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan. Bentuknya bisa berupa uang atau yang lain, namun nominalnya belum dipastikan. Warga berharap ada bentuk tanggung jawab yang lebih konkret dari perusahaan,” lanjut Subandi.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kaltim bersama Dinas Sumber Daya Mineral dan perwakilan warga akan meninjau langsung lokasi longsor. Disepakati pula pembentukan tim geologi independen guna melakukan kajian menyeluruh terhadap penyebab bencana.

“Soal siapa yang akan membentuk dan membiayai tim independen itu masih perlu dikoordinasikan. Tapi yang utama sekarang adalah memastikan kunjungan lapangan segera dilaksanakan agar kami mendapat gambaran utuh,” terangnya.

Langkah-langkah ini diharapkan menjadi solusi adil dan berkelanjutan demi menjaga keselamatan dan kepentingan warga Desa Batuah. (MH/Adv/DPRDKaltim)