Pijar.asia | Samarinda – Tak sekadar berdiri megah di jantung Borneo, Stadion Utama Palaran dan Stadion Segiri kini bersiap menuju level yang lebih tinggi. Kedua ikon olahraga kebanggaan Kalimantan Timur itu tengah menjalani proses evaluasi kelayakan untuk membuka peluang menjadi tuan rumah ajang-ajang bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Hari Kesuma (AHK), menyampaikan bahwa Stadion Segiri telah memenuhi sebagian besar standar nasional, terutama dalam aspek fasilitas utama yang menunjang pertandingan profesional.
Upaya ini menjadi bukti keseriusan Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga demi mendukung kemajuan atlet dan menyambut event olahraga besar di masa mendatang.
“Lampu stadion menjadi faktor utama dalam pertandingan profesional. Di GOR Segiri, sistem pencahayaannya sudah sangat memadai untuk gelaran laga nasional,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui masih ada aspek yang perlu dibenahi, khususnya kualitas rumput lapangan. Saat ini, perbaikan sedang berlangsung guna memastikan permukaan lapangan benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Sementara itu, Stadion Utama Palaran juga menunjukkan progres signifikan. Salah satu masalah utama yang selama ini menjadi sorotan yaitu kemiringan lapangan yang kini telah berhasil ditangani.
Dengan berbagai pembenahan yang terus dilakukan, AHK optimistis kedua stadion ini siap digunakan untuk menyelenggarakan pertandingan tingkat nasional, bahkan internasional. Ia menyebut Stadion Palaran memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah ajang-ajang di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
“Secara teknis, tidak ada kendala besar yang membuat stadion-stadion ini tidak bisa digunakan. Tinggal bagaimana kita lengkapi aspek pendukung lainnya dan menunggu hasil penilaian resmi,” tutupnya. (Sb/Adv/DisporaKaltim)














