AdvertorialDPRD Kaltim

Sigit Wibowo Ajak Masyarakat Balikpapan Jaga Keamanan Melalui Pendekatan Human Security

×

Sigit Wibowo Ajak Masyarakat Balikpapan Jaga Keamanan Melalui Pendekatan Human Security

Sebarkan artikel ini
Sigit Wibowo saat menyampaikan pentingnya perlindungan masyarakat dalam era digital di Balikpapan Selatan. (Ist)

Pijar.asia | Balikpapan – Dalam upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dalam kehidupan sehari-hari, anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, kembali turun ke daerah pemilihannya. Kali ini, melalui acara Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah ke-4 yang bertema “Human Security,” Sigit mengajak masyarakat Balikpapan untuk berpikir lebih luas tentang konsep keamanan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Acara yang digelar di Aula RT 5, Jalan Marsma Iswahyudi, Perumahan Daksa Timur, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidangnya. Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Bakesbangpol Balikpapan, Ruddy Iskandar, serta Joko Prasetyo, menjadi pemateri utama, dengan Imam Sutejo Kurniawan sebagai moderator. Tak hanya warga dari RT 5, sejumlah tokoh masyarakat dan warga dari RT 6 juga turut hadir dalam kegiatan ini.

Dalam pemaparannya, Sigit Wibowo menjelaskan bahwa konsep “Human Security” bukan sekadar soal perlindungan negara terhadap ancaman eksternal, namun lebih kepada perlindungan terhadap individu dan komunitas dari berbagai bentuk ancaman yang lebih modern.

“Sekarang ancamannya sudah berbeda. Bukan lagi penjajahan fisik, tapi kita menghadapi ancaman berupa penyalahgunaan teknologi, seperti konten negatif dan pornografi,” ujar Sigit dengan tegas.

Sigit juga mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan teknologi secara positif, terutama untuk tujuan pendidikan dan akses informasi yang bermanfaat. Dirinya menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan gawai oleh anak-anak serta perlunya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan seperti Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan).

“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Bahkan meskipun banyak kompleks yang sudah menggunakan jasa keamanan, partisipasi warga dalam menjaga lingkungan tetap sangat penting,” tambahnya.

Ruddy Iskandar, sebagai narasumber, mengungkapkan bahwa konsep human security telah berkembang sejak pasca Perang Dunia II dan Perang Dingin. Dirinya juga menyoroti bahwa gagasan perlindungan berbasis kesejahteraan masyarakat sudah tercermin sejak zaman Nabi Muhammad SAW melalui Piagam Madinah, yang merupakan bentuk awal dari kesepakatan multikultural untuk menjaga perdamaian.

Lebih jauh, Ruddy mengaitkan nilai-nilai human security dengan Pancasila, khususnya sila pertama, yang mengedepankan semangat inklusivitas agar semua elemen bangsa bisa bersatu.

“Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai yang sejalan dengan human security, yaitu untuk melindungi seluruh rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, Sigit Wibowo berharap agar masyarakat Balikpapan dapat lebih memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka. Dirinya mengajak semua pihak untuk tidak hanya fokus pada keamanan fisik, tetapi juga pada aspek sosial dan digital yang semakin berkembang pesat saat ini. (MH/Adv/DPRDKaltim)