Pijar.asia | Samarinda – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP), Sakti Wahyu Trenggono, dijadwalkan hadir dalam Seminar Nasional yang digelar oleh Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Kalimantan Timur (Kaltim).
Kehadiran menteri ini menjadi sinyal pentingnya peran sektor kelautan dan perikanan dalam pembangunan daerah, khususnya di wilayah yang menjadi bagian strategis Ibu Kota Nusantara (IKN). Seminar ini akan membahas isu-isu strategis terkait pengelolaan sumber daya laut dan inovasi perikanan untuk keberlanjutan ekonomi dan ekosistem di Indonesia.
Dalam upaya tersebut, mereka melibatkan sejumlah tokoh penting, Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, H. Irhan Hukmaidy, S.Pi., M.P.
Tema yang diusung dalam seminar ini “Optimalisasi Peran Ikatan Alumni Perikanan Indonesia Wilayah Kalimantan Timur sebagai Upaya Sektor Perikanan Berkelanjutan Guna Mendukung Ketahanan Pangan”, mencerminkan ambisi besar untuk meningkatkan kontribusi sektor perikanan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Rangkaian seminar ini bukan hanya menjadi ajang ilmiah, tetapi juga merupakan bagian dari persiapan Konferensi Daerah (Konferda) Ke-II ISPIKANI KALTIM sekaligus memuat agenda pembentukan Ikatan Alumni Magister Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman (IKA-MIP).
Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang konkret untuk mendukung sektor perikanan yang berkelanjutan, serta memberikan arahan bagi pengurus ISPIKANI Kaltim dan IKA-MIP dalam menyusun program kerja yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perikanan.
“Seminar ini menjadi sangat penting karena kami berharap dapat merumuskan kebijakan yang tidak hanya akan memberikan solusi praktis, tetapi juga menjadi bahan masukan bagi pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan berbasis perikanan di Kalimantan Timur,” kata Dr. Ir. Hj. Fitriyana, S.Pi., M.Si., IPU., Ketua ISPIKANI Kaltim sekaligus Koordinator Program Studi MIP UNMUL.
Para narasumber yang turut berkontribusi dalam seminar ini juga tidak kalah berpengalaman. Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., serta Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN), Dr. Nimmi Zulbainarni, S.Pi., M.Si., dan Ketua Umum DPP ISPI, Dr. Agus Suherman, S.Pi., M.Si., akan berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai perikanan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.
Moderator seminar, H. Irman Irawan, S.Pi., M.P., M.Sc., Ph.D., akademisi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman, akan memandu diskusi dengan harapan dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan bagi kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dukungan penuh terhadap kegiatan ini datang dari seluruh alumni perikanan di Kalimantan Timur serta pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Besar harapan seminar ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu, tetapi juga mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat perikanan untuk menciptakan solusi nyata dalam pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Ke depan, hasil dari seminar ini diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan dalam mendukung sektor perikanan yang berkelanjutan, serta menjadi program lanjutan KKP yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelaku perikanan di Kalimantan Timur.
“Semoga langkah ini dapat mempercepat tercapainya tujuan Indonesia Emas, di mana sektor perikanan berperan penting dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Fitriyana. (Hsn)














