AdvertorialDPRD Kaltim

Membangun Kalimantan Timur Bebas Narkoba, Sinergi DPRD dan YGANN

×

Membangun Kalimantan Timur Bebas Narkoba, Sinergi DPRD dan YGANN

Sebarkan artikel ini
Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua DPRD Kaltim Bersama Pengurus YGANN Kaltim. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Kaltim)

Pijar.asia | Samarinda – Di sebuah ruang rapat sederhana di Rumah Dinas No. 2, Senin (9/12), suasana hangat dan penuh harapan terasa menyelimuti pertemuan antara Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis dan pengurus Yayasan Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara (YGANN) Provinsi Kalimantan Timur.

Pertemuan ini bukan hanya sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk membicarakan langkah bersama dalam memerangi ancaman narkotika di Bumi Etam.

Ketua DPD YGANN Kaltim, Siti Najihan, dengan penuh semangat memaparkan visi besar organisasi yang dipimpinnya. “Kami ingin mewujudkan masyarakat Kalimantan Timur yang bebas dari ancaman narkoba,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Dalam pertemuan ini, Siti juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung program P4GN. “Masyarakat tidak hanya perlu memahami bahaya narkotika, tetapi juga harus diberdayakan untuk menjadi bagian dari solusi,” tambahnya.

Ananda Emira Moeis, yang mendengarkan dengan penuh perhatian, memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif YGANN. “Saya sangat mendukung upaya ini. Sinergi seperti ini sangat penting, terutama untuk menciptakan generasi muda yang bebas dari jeratan narkoba,” katanya.

Bagi Ananda, pertemuan ini lebih dari sekadar audiensi. Ia melihatnya sebagai langkah nyata untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi permasalahan narkoba yang semakin kompleks.

Pertemuan ini berakhir dengan semangat optimisme. Ananda dan pengurus YGANN sepakat bahwa kerja sama yang erat adalah kunci untuk menciptakan Kalimantan Timur yang bersih dari ancaman narkoba.

Di luar ruang rapat itu, harapan pun mengemuka. Harapan akan masa depan Kalimantan Timur yang lebih baik, di mana setiap generasi dapat hidup bebas dari ancaman narkotika, dan bersama-sama membangun negeri yang lebih kuat dan sehat. (MF/Adv/DPRDKaltim)