AdvertorialDPRD Kaltim

Mahasiswa Hukum Semester Awal, Langkah Awal Menganalisis Legislasi di DPRD Kaltim

×

Mahasiswa Hukum Semester Awal, Langkah Awal Menganalisis Legislasi di DPRD Kaltim

Sebarkan artikel ini

Pijar.asia | Samarinda – Langit siang di Samarinda tampak cerah ketika 100 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman berbaris rapi menuju Gedung Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Timur, Senin (09/12).

Dengan langkah penuh semangat, mereka membawa misi besar: berdialog langsung dengan para wakil rakyat dan menyelami proses legislasi dari dekat.

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Di bawah program Audiensi Project Based Learning, para mahasiswa semester pertama ini diajak untuk meninjau langsung produk hukum daerah, sebuah langkah yang jarang dilakukan di usia akademik mereka yang masih belia.

“Saya sangat mengapresiasi kedatangan teman-teman mahasiswa ini, mereka baru semester satu, tapi sudah belajar mereview peraturan daerah kita. Ini menjadi masukan yang sangat berharga untuk kami,” ujar Darlis Pattalongi, salah satu anggota DPRD Kaltim, membuka pertemuan dengan nada ramah.

Ruang rapat yang biasanya dipenuhi diskusi serius kini dihiasi percakapan hangat antara mahasiswa dan legislator. Darlis, bersama Baharuddin Demmu, Agusriansyah Ridwan dan Sigit Wibowo, didampingi tenaga ahli Muhammad Adam dan Surahman, menyambut mereka dengan tangan terbuka.

Mahasiswa, dengan kertas catatan dan materi presentasi di tangan, bergiliran memaparkan pandangan mereka tentang sejumlah peraturan daerah. Wajah-wajah muda ini tak gentar melemparkan pertanyaan kritis dan gagasan segar yang disambut dengan tepuk tangan hangat dari para wakil rakyat.

“Kerja-kerja mereka ini juga menganalisis peraturan daerah. Saya berharap ke depan kita bisa terus bersinergi,” kata Baharuddin Demmu. Ia juga berpesan agar mahasiswa tetap menjadi sosok kritis yang berani menyuarakan kebenaran.

Di antara para mahasiswa, tampak Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Nur Arifudin, yang mendampingi mereka. Bersama dosen Haris Retno Susmiyati dan Kalen Sanata, ia memastikan sesi ini bukan sekadar kunjungan, melainkan pengalaman belajar yang bermakna.

“Diskusi ini penting untuk menanamkan pemahaman tentang proses legislasi sejak dini,” ujar Nur Arifudin. Ia berharap momen ini menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam dunia hukum dan kebijakan publik.

Suasana diskusi yang interaktif menggambarkan antusiasme kedua belah pihak. Para mahasiswa, yang awalnya tampak canggung, kini semakin percaya diri dalam berbicara. Beberapa bahkan melontarkan kritik konstruktif yang langsung dicatat oleh anggota DPRD.

Darlis Pattalongi menutup audiensi dengan optimisme. Ia berharap kunjungan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk berperan aktif dalam perumusan kebijakan di Kalimantan Timur.

“Harapan kami, mereka dapat terus memberikan kontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas produk legislasi. Dengan semangat muda mereka, saya yakin akan ada perubahan besar ke depannya,” tutupnya. (MF/Adv/DPRDKaltim)