Pijar.asia | Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, menegaskan komitmennya untuk turut berkontribusi maksimal pada sektor pendidikan yang ada di Benua Etam.
Darlis mengungkapkan keinginannya untuk bergabung dengan Komisi IV yang menangani pendidikan dan agama, meskipun partainya sebelumnya mengusulkan ia ditempatkan di Komisi III yang membidangi pembangunan.
Menurutnya, masalah pendidikan di Kaltim masih jauh dari harapan, dan dirinya merasa tantangan yang dihadapi semakin kompleks.
“Saya ingin fokus pada pendidikan di Benua Etam, karena itu tantangannya sangat besar. Saya melihat masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama dalam kualitas SDM pendidik dan fasilitas pendidikan,” terangnya.
Darlis sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa perbaikan kualitas guru dan infrastruktur pendidikan menjadi isu utama bagi dirinya.
Dirinya berpendapat bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dua hal utama harus diperhatikan: pertama, peningkatan kualitas guru, dan kedua, penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.
“Saya ingin memastikan semua guru di Kaltim, terutama di tingkat SMA, memiliki kualifikasi internasional. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memiliki tenaga pengajar yang dapat bersaing di level global,” jelas Darlis.
Lebih lanjut kata Darlis, dengan kualitas guru yang memadai, sekolah-sekolah di Kaltim akan lebih siap dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin berkembang.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menginginkan agar setiap guru memiliki pengalaman internasional, baik melalui pendidikan formal atau pelatihan singkat di luar negeri. Dengan cara ini, diharapkan mereka dapat membawa wawasan baru yang lebih luas dalam sistem pengajaran di Kaltim.
Tak hanya soal kualitas pengajaran, Darlis juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai kondisi fasilitas pendidikan yang ada.
“Saya sudah banyak berkeliling ke berbagai daerah di Kaltim, dan saya melihat kondisi fasilitas pendidikan di luar Samarinda sangat memprihatinkan. Bahkan di Samarinda sendiri, masih banyak sekolah yang kekurangan fasilitas dasar yang seharusnya mendukung proses belajar mengajar,” ucapnya.
Terakhir, Darlis berharap bahwa dengan masuk ke Komisi IV, dirinya dapat mendorong pemerintah daerah untuk memperbaiki kedua aspek ini secara serius, agar pendidikan di Kaltim bisa lebih bersaing dan maju di masa depan. (MF/Adv/DPRDKaltim)














