AdvertorialDispora Kaltim

Hadapi Penghematan Anggaran, Dispora Kaltim Ubah Format Pembinaan Olahraga Jadi Lebih Efisien

×

Hadapi Penghematan Anggaran, Dispora Kaltim Ubah Format Pembinaan Olahraga Jadi Lebih Efisien

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman. (Foto : Ist)

Pijar.asia | Samarinda – Kebijakan penghematan anggaran nasional berdampak pada berbagai sektor, termasuk dunia olahraga di Kalimantan Timur. Namun, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan bahwa pembinaan atlet tidak akan berhenti. Strategi efisiensi diterapkan dengan mengubah format kompetisi menjadi lebih terintegrasi dan hemat biaya.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, menegaskan bahwa sejumlah cabang olahraga masih akan dipertandingkan, meskipun dalam skala yang lebih kecil dan melalui skema penggabungan.

“Kami tetap menggelar multi-event, tapi dalam bentuk yang lebih efisien. Cabang bela diri, permainan, dan terukur kita sesuaikan penyelenggaraannya,” ungkap Rasman.

Cabang bela diri seperti pencak silat, karate, taekwondo, judo, anggar, dan gulat tetap masuk dalam agenda kegiatan. Begitu pula dengan cabang permainan seperti basket, sepak bola, sepak takraw, voli, bola tangan, dan tenis meja.

Namun, cabang olahraga terukur seperti atletik, panahan, renang, dayung, dan balap sepeda untuk sementara ditiadakan karena keterbatasan biaya penyelenggaraan.

Meski begitu, Rasman memastikan bahwa olahraga dengan animo tinggi seperti sepak bola tetap mendapat prioritas.

“Keputusan ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga menjaga kesinambungan pembinaan. Kegiatan yang dulu terpisah kini dirangkum jadi satu agar tetap hidup,” jelasnya.

Selain merampingkan format kompetisi, Dispora Kaltim juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas olahraga dan media siaran langsung sebagai strategi menekan biaya tanpa mengurangi dampak dan jangkauan acara.

Dengan pendekatan efisiensi dan inovasi ini, Dispora Kaltim berharap roda pembinaan tetap berputar dan mampu melahirkan talenta baru, meski dalam situasi penuh keterbatasan. (Sb/Adv/DisporaKaltim)