Pijar.asia | Samarinda – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kalimantan Timur. Dari cabang olahraga karate, atlet Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim berhasil menyabet empat medali emas dan satu perunggu dalam kejuaraan internasional. Keberhasilan ini disambut apresiasi sekaligus desakan oleh DPRD Kalimantan Timur agar pemerintah daerah memberikan penghargaan yang layak.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menyebut pencapaian tersebut bukan sekadar soal kemenangan di arena, tetapi juga simbol perjuangan dan kebanggaan daerah.
“Kita sangat bangga. Pemerintah provinsi wajib memberikan apresiasi dan kompensasi kepada para atlet yang sudah mengharumkan nama Kaltim di level internasional,” ujar Darlis saat ditemui.
Darlis menilai bahwa penghargaan terhadap atlet tidak boleh bersifat seremonial atau sebatas catatan prestasi semata. Menurutnya, harus ada bentuk penghargaan nyata dan terukur yang bisa memacu semangat atlet lain untuk berprestasi.
“Jangan sampai pencapaian emas ini hanya jadi catatan di kertas. Harus ada penghargaan yang layak agar jadi pemicu semangat,” tambahnya.
Dirinya juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa masih banyak atlet Kaltim yang merasa minim perhatian meskipun telah meraih prestasi di berbagai ajang. Menurutnya, dukungan dari pemerintah menjadi elemen penting dalam menjaga motivasi dan loyalitas atlet terhadap daerah.
“Atlet kita bukan sekadar mengejar materi. Mereka berjuang demi nama baik Kaltim. Tapi tetap, penghargaan atas jerih payah mereka tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Darlis meminta agar bentuk perhatian terhadap atlet tidak bersifat pasif atau menunggu permintaan. Ia menegaskan pentingnya sikap proaktif dari pemerintah sebagai wujud nyata rasa memiliki terhadap para pejuang olahraga daerah.
“Kalau pemerintah punya rasa memiliki terhadap atletnya, maka perhatian itu datang tanpa diminta. Itu baru bentuk kepedulian yang sebenarnya,” tutupnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)














