AdvertorialDPRD Kaltim

DPRD Kaltim Soroti Dampak Ekonomi Kebakaran Bigmall Samarinda

×

DPRD Kaltim Soroti Dampak Ekonomi Kebakaran Bigmall Samarinda

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo. (MH)

Pijar.asia | Samarinda – Kebakaran yang melanda pusat perbelanjaan Bigmall Samarinda baru-baru ini tak hanya menimbulkan kerugian fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap perekonomian lokal. Bigmall selama ini dikenal sebagai ikon pusat perbelanjaan di Samarinda, menggantikan peran mal lain seperti Mall Lembuswana dan Samarinda Central Plaza (SCP).

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menyatakan bahwa Bigmall menjadi destinasi utama bagi masyarakat Samarinda dan wilayah sekitarnya untuk berbelanja dan berekreasi. Menurutnya, penutupan sementara mall akibat kebakaran ini membuat kerugian ekonomi sulit dihitung, meski di sisi lain memberikan peluang bagi pusat perbelanjaan lain untuk menarik lebih banyak pengunjung.

“Bigmall ini menyasar kalangan menengah ke atas. Selama ini masyarakat dari Samarinda dan sekitarnya banyak yang ke sana. Sekarang dengan ditutupnya Bigmall, mal lain bisa saja mendapatkan keuntungan dari sisi kunjungan,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar dampak ekonomi, Sigit menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan perizinan bangunan di Samarinda. Dirinya menegaskan bahwa manajemen Bigmall harus bertanggung jawab penuh atas insiden ini, sementara pemerintah kota sebagai pihak yang mengeluarkan izin juga perlu melakukan langkah evaluatif.

“Manajemen harus bertanggung jawab. Tapi bukan hanya mereka, pemerintah kota juga harus turun tangan. Evaluasi tidak boleh hanya dilakukan terhadap Bigmall, tapi juga bangunan-bangunan lain di kota ini,” tegasnya.

Sigit juga menyerukan adanya sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam menangani dampak dari insiden ini dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

“Ini bukan hanya tanggung jawab kota, tapi juga provinsi. Semua pihak harus duduk bersama. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)