AdvertorialDPRD Kaltim

Subandi Soroti Ketergantungan Samarinda pada Pasokan Pangan Luar Daerah

×

Subandi Soroti Ketergantungan Samarinda pada Pasokan Pangan Luar Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi. (Ist)

Pijar.asia | Samarinda – Di balik geliat pembangunan Kota Samarinda, ada satu ironi yang belum terselesaikan yakni kota ini masih bergantung pada beras dari luar daerah. Padahal, lahan pertaniannya luas.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, angkat bicara soal ini. Menurutnya, ketergantungan Samarinda terhadap pasokan pangan dari luar bukan karena kurangnya potensi, melainkan karena potensi itu belum dimaksimalkan.

“Lahannya ada, petaninya juga ada. Tapi tidak ada keberpihakan yang jelas untuk menggerakkan sektor pertanian secara serius,” katanya kepada awak media.

Dirinya menyebut, minimnya infrastruktur penunjang pertanian dan kebijakan yang tak berpihak kepada petani menjadi biang keladi lambannya perkembangan sektor pertanian. Salah satu dampaknya adalah petani enggan menanam karena harga panen sering anjlok.

“Harga hasil pertanian kita naik turun seenaknya. Petani tidak bisa bersaing. Ini membuat mereka menyerah sebelum berperang,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi ini bisa diubah jika pemerintah kota berani mengambil langkah nyata. Dirinya mendesak agar alokasi anggaran untuk sektor pertanian ditingkatkan secara signifikan. Subsidi pupuk, irigasi, jalan usaha tani, hingga perluasan akses pasar disebut sebagai kunci utama.

“Kalau mau serius, bantu petani langsung. Mereka butuh bukti, bukan janji,” ungkapnya.

Dirinya optimistis, jika potensi lokal dioptimalkan, Samarinda bisa mencapai kemandirian pangan dan sekaligus mengangkat kesejahteraan petani.

“Jangan sampai kota ini terus-menerus makan dari hasil panen orang lain, sementara tanah kita sendiri dibiarkan tidur,” tutupnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)