Pijar.asia | Samarinda – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur akan mulai melaksanakan penilaian Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) pada bulan Juli 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memetakan kondisi pembangunan olahraga di tingkat kabupaten/kota se-Kaltim secara menyeluruh.
Melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan melalui pengukuran langsung terhadap berbagai indikator, salah satunya adalah tingkat kebugaran masyarakat.
“Penilaian IPO (Indeks Pembangunan Olahraga) itu akan dilaksanakan Juli ini, Nanti kita melakukan pengukuran terhadap tingkat kebugaran masyarakat di tingkat kabupaten/kota,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa penilaian ini mengacu pada parameter yang telah ditetapkan secara nasional. Selain kebugaran fisik, indikator lain yang menjadi fokus meliputi
infrastruktur olahraga, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan kapasotas kelembagaan di masing-masing daerah.
“Untuk parameter banyak ya, tapi salah satunya tingkat kebugaran, infrastruktur, SDM, kapasitasnya dan lainnya. Biar kita tahu indeks pembangunan olahraga di daerah ini bagaimana sih. Semua dihitung, ada metodenya,” jelasnya.
Adapun target sasaran objek (TSO) dari pengukuran ini mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.
“TSO-nya masyarakat dengan kategori anak kecil hingga lansia,” pungkasnya.
Hasil dari penilaian IPO ini akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan, program pembinaan, serta pengembangan olahraga yang lebih terarah dan berbasis data di Kalimantan Timur. (Sb/Adv/DisporaKaltim)














