Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Sekolah Dasar Negeri 028 Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), mengambil langkah inovatif dengan menerapkan mata pelajaran Muatan Lokal bahasa Kutai.
Keputusan ini direspons dengan positif oleh Bagian Penanganan Kesiswaan SDN 028, Siti Khoiriyah, yang mengapresiasi langkah pemerintah daerah Kukar dalam memperkuat budaya lokal.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi keputusan pemerintah daerah Kukar untuk menetapkan bahasa Kutai sebagai salah satu mata pelajaran Muatan Lokal. Ini merupakan langkah penting untuk mempertahankan keberagaman bahasa daerah,” ujar Siti Khoiriyah pada Kamis (16/5/2024).
Menurutnya, penambahan mata pelajaran bahasa Kutai sangat signifikan karena banyak anak yang tidak memiliki pemahaman yang cukup akan bahasa daerah mereka sendiri.
“Kami melihat bahwa bahasa Kutai menjadi kunci penting untuk mempertahankan identitas lokal di tengah arus globalisasi,” tambahnya.
Kata dia, SDN 028 telah menerapkan mata pelajaran Muatan Lokal Bahasa Kutai bersama dengan bahasa internasional, bahasa Inggris.
“Muatan lokal kami terdiri dari dua mata pelajaran, yaitu bahasa Kutai dan bahasa Inggris, yang kami terapkan di setiap kelas,” ungkapnya.
Meskipun pelaksanaannya lancar, Siti Khoiriyah mengakui bahwa beberapa anak mungkin menghadapi kesulitan dalam memahami beberapa kosakata bahasa Kutai yang kurang umum digunakan sehari-hari.
Namun, ia yakin bahwa dengan pendidikan yang tepat, bahasa Kutai akan tetap lestari dari generasi ke generasi.
“Dengan adanya pendidikan bahasa Kutai ini, kami berharap bahwa anak-anak kami tidak hanya memahami, tetapi juga bangga dengan warisan budaya mereka sendiri,” tutupnya. (Adv)














