AdvertorialDispora Kaltim

Rendahnya Serapan Anggaran Jadi Sorotan dalam Rapat Koordinasi Pemprov Kaltim

×

Rendahnya Serapan Anggaran Jadi Sorotan dalam Rapat Koordinasi Pemprov Kaltim

Sebarkan artikel ini
Sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Sri Wartini. (Foto : Ist)

Pijar.asia | Samarinda – Wajah-wajah serius para pejabat daerah tampak memenuhi Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Jumat (16/5/2025). Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, guna membahas berbagai persoalan strategis, salah satunya rendahnya realisasi anggaran.

Rapat tersebut menjadi momentum evaluasi dan penegasan agar seluruh OPD mempercepat kinerja penyerapan anggaran. Hadir dalam forum penting ini sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda, Ujang Rachmad; Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Irhamsyah; serta Kepala Bappeda Kaltim, Yusliando.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu OPD yang turut hadir. Diwakili oleh Sekretaris Dispora, Sri Wartini, pihaknya mengakui bahwa hingga triwulan pertama 2025, serapan anggaran masih belum maksimal.

“Realisasinya baru sekitar 8 persen, karena baru untuk pembayaran gaji dan kebutuhan rutin lainnya,” ucap Sri Wartini.

Ia menjelaskan bahwa proses transisi sistem belanja elektronik dari versi 5 ke versi 6 menjadi tantangan utama dalam pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, perubahan ini bukan sekadar pembaruan teknis, tetapi memengaruhi kelancaran pelaksanaan program.

Meski demikian, Dispora optimistis dapat memperbaiki kinerja anggaran setelah rapat koordinasi ini. “Kami akan lebih termotivasi untuk melaksanakan kegiatan sesuai rencana, sehingga target serapan 100 persen dapat tercapai,” lanjut Sri Wartini.

Ia juga menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Media diharapkan dapat berperan sebagai mitra pemerintah dalam menyosialisasikan program dan kebijakan secara akurat dan bertanggung jawab,” tutupnya. (Sb/Adv/DisporaKaltim)