Pijar.asia | Kutai Kartanegara – SDN 018 Tenggarong akan menggelar kegiatan pembagian bibit pohon kepada masyarakat pada Juni mendatang, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mempertahankan status sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri.
Penghargaan Adiwiyata Mandiri yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mencerminkan keberhasilan SDN 018 Tenggarong dalam mengelola lingkungan hidup secara baik dan berkelanjutan.
Sejak 2013, sekolah ini telah berpartisipasi dalam program Adiwiyata, meraih berbagai penghargaan mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional, dan mencapai status Adiwiyata Mandiri pada 2023.
Kepala SDN 018 Tenggarong, Hj. Saida Hafina, menyatakan komitmennya terhadap Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) yang meliputi enam unsur utama yakni kebersihan lingkungan dan sanitasi, pengelolaan sampah, konservasi air, konservasi energi, pemeliharaan tanaman dan menanam, serta inovasi.
“Perilaku ramah lingkungan hidup adalah program atau kekuatan sekolah kita terkait kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Saida pada Senin (27/5/2024).
Saida menjelaskan bahwa bibit pohon yang akan dibagikan berasal dari sumbangan orang tua siswa, masing-masing dua pohon per orang.
Sebelumnya, pada acara car-free day di Tenggarong, terkumpul sekitar 2000 pohon yang dibagikan, termasuk kepada sekolah binaan mereka.
“Alhamdulillah, orang tua siswa sangat mendukung karena kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi kita,” tutup Saida. (Adv)














