Pijar.asia | Samarinda – DPRD Kaltim menyoroti pentingnya olahraga tidak hanya sebagai kebutuhan kesehatan, tetapi juga sebagai potensi untuk mengembangkan promosi daerah. Hal ini disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, saat menanggapi meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga rekreasi dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Sarkowi, olahraga bisa menjadi jembatan antara gaya hidup sehat dan upaya memperkenalkan potensi lokal. Dirinya menilai, kegiatan fisik seperti fun run tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mampu menarik partisipasi lintas usia sekaligus mempromosikan tempat-tempat strategis di daerah.
“Dengan olahraga kita tidak hanya menjaga kesehatan, tapi juga bisa mengenalkan daerah, mempromosikan produk lokal, dan membangun kebersamaan,” kata Sarkowi saat ditemui.
Sebagai bentuk implementasi, dirinya berencana mengadakan kegiatan fun run di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Mulawarman. Kegiatan ini disebut akan menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat aktif bergerak sambil menikmati keindahan alam dan potensi lokal.
Dirinya juga menekankan bahwa olahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup, baik bagi generasi muda maupun usia paruh baya dan lanjut usia. Menurutnya, menjaga kesehatan fisik adalah investasi penting yang tak bisa ditawar, terlebih dalam kondisi lingkungan dan pola hidup modern yang serba cepat.
“Pepatah mengatakan, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Ini menjadi pengingat bahwa kesehatan jasmani dan rohani harus berjalan seimbang,” jelasnya.
Namun, Sarkowi mengingatkan bahwa olahraga tetap harus disesuaikan dengan kondisi fisik dan usia. Dirinya menekankan pentingnya memahami kapasitas tubuh agar tidak terjadi cedera akibat beban aktivitas yang berlebihan.
“Untuk usia 40 tahun ke atas, tentu jenis olahraganya harus disesuaikan. Jangan memaksakan diri, karena masing-masing orang punya kapasitas yang berbeda,” tukasnya.
Sarkowi berharap, melalui pendekatan yang inklusif, olahraga dapat menjadi gaya hidup sehat yang menyenangkan serta sarana penggerak ekonomi lokal melalui promosi daerah. (MH/Adv/DPRDKaltim)














