Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan, dengan melanjutkan program Kukar Berkah pada tahun 2025 ini.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengungkapkan bahwa program Kukar Berkah, yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Idaman, akan tetap dilaksanakan di tahun 2025 ini.
Pada tahun ini, dua program utama telah direalisasikan, yakni pemberian bantuan operasional untuk pondok pesantren (Ponpes) melalui dana hibah dan rehab rumah ibadah melalui dana belanja hibah.
“Sudah ada dua program direalisasikan dari Kukar Berkah. Yakni bantuan operasional untuk Ponpes melalui dana hibah, dan rehab rumah ibadah melalui dana belanja hibah. Insya Allah tahun ini terus berjalan,” ujar Dendy saat ditemui pada Selasa (25/2/2025).
Selain itu, Dendy juga menambahkan bahwa pada tahun 2025, penerima manfaat program Kukar Berkah akan diutamakan untuk guru mengaji dan penggali kubur. Ini sebagai bentuk apresiasi terhadap peran penting mereka dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan LPTQ Kukar untuk mempersiapkan data-data guru ngaji agar mereka dapat mendapatkan sertifikasi,” tambah Dendy.
Dengan keberlanjutan program Kukar Berkah ini, Pemkab Kukar berharap dapat terus memberikan dukungan yang maksimal bagi penguatan sektor keagamaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kukar.
Dendy mengungkapkan bahwa pihaknya akan merancang program ini lebih matang lagi dengan mempertimbangkan RPJMD terbaru untuk memastikan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program ini akan kami rancang lebih matang lagi dengan RPJMD terbaru,” tutup Dendy. (adv/man)














