AdvertorialDPRD Kaltim

Krisis Air Bersih di Samarinda, DPRD Kaltim Desak Pemerintah Bertindak

×

Krisis Air Bersih di Samarinda, DPRD Kaltim Desak Pemerintah Bertindak

Sebarkan artikel ini
AM Afif Raihan Harun, Anggota DPRD Kaltim. (Ist)

Pijar.asia | Samarinda – Permasalahan distribusi air bersih di Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), AM Afif Rayhan Harun.

Meskipun kota ini memiliki sumber air yang melimpah, warga masih kesulitan mendapatkan pasokan air bersih selama 24 jam penuh. Hal ini membuat masyarakat Samarinda resah dan berulang kali menyampaikan keluhan mereka, khususnya melalui media sosial.

“Warga sering mengeluhkan masalah distribusi air bersih melalui pesan langsung di media sosial,” ungkap Afif.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kota Samarinda ini mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut langsung kepada Direksi PDAM dan petugas lapangan. Ia menegaskan bahwa keluhan dari masyarakat ini menandakan betapa seriusnya isu yang dihadapi warga Samarinda.

Untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, Afif mengaku telah melakukan komunikasi langsung dengan Direktur Utama PDAM Samarinda. Langkah tersebut diambilnya untuk memastikan bahwa suara masyarakat terkait kebutuhan air bersih tidak hanya didengar, tetapi juga diprioritaskan untuk ditindaklanjuti. Ia pun berharap Wali Kota Samarinda turut memberikan perhatian lebih pada permasalahan ini.

“Saya berharap Wali Kota Samarinda dapat memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini,” ujar Afif. Dirinya menambahkan bahwa distribusi air bersih bukan sekadar kebutuhan biasa, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah bagi masyarakatnya.

Afif juga menyoroti pentingnya peremajaan pipa air PDAM sebagai solusi jangka panjang. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan setiap warga Samarinda dapat menikmati akses air bersih yang layak dan berkesinambungan.

“Dengan langkah-langkah yang tepat, kita berharap setiap warga Samarinda dapat menikmati akses air bersih yang memadai,” tandas Afif.

Dirinya menegaskan, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat tidak hanya berdampak pada kenyamanan hidup sehari-hari, tetapi juga merupakan refleksi dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga Samarinda. (Hsn/Adv/DPRDKaltim)