Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menegaskan pentingnya memisahkan kehidupan pribadi dan profesionalisme di lingkungan sekolah.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perizinan Pendidikan, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Joko Sampurno, Kamis (16/5/2024).
“Penting bagi kepala sekolah untuk tetap profesional dan tidak mencampuradukkan urusan pribadi dengan urusan sekolah,” ujarnya.
Joko menegaskan bahwa kepala sekolah harus menjadi teladan bagi guru dan siswa di sekolah.
“Mereka harus memberikan contoh tentang disiplin dan tata krama, baik dalam interaksi dengan guru maupun siswa,” katanya.
Selain itu, cara berkomunikasi juga menjadi fokus penting. “Komunikasi dengan guru dan siswa harus dilakukan dengan bahasa yang sopan dan menghormati, termasuk dalam memberikan instruksi,” ucap Joko.
Joko juga menekankan pentingnya bersosialisasi dengan baik di lingkungan sekolah.
“Kepala sekolah tidak hanya harus duduk di ruangannya, tetapi juga harus berinteraksi dengan guru dan siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif,” paparnya.
Harapannya, pembelajaran dari kegiatan ini dapat diterapkan di sekolah-sekolah sebagai contoh ideal dan memiliki kompetensi yang baik.
“Kita berharap kepala sekolah dapat menjadi teladan di sekolah dan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)














