Pijar.asia | Samarinda – Sorotan tajam kembali dilayangkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, mendesak agar instansi tersebut segera turun tangan memperbaiki kerusakan jalan, terutama jalur-jalur penghubung antarwilayah yang dinilai vital bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kondisi sejumlah ruas jalan khususnya yang mengarah ke Kabupaten Kutai Barat, sudah dalam tahap membahayakan. Dirinya menilai, jika dibiarkan, kerusakan ini tak hanya mengancam keselamatan pengendara, tetapi juga memukul roda perekonomian daerah.
“Perbaikan jalan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Ini menyangkut keselamatan warga dan kelancaran distribusi logistik. Apalagi saat musim hujan, risiko kecelakaan makin tinggi,” tegasnya.
Politikus yang akrab disapa Samsun ini mengingatkan bahwa infrastruktur jalan adalah urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, dirinya mendesak agar anggaran infrastruktur tidak dipotong atau dialihkan ke sektor lain yang dinilai kurang prioritas.
Dirinya juga meminta Dinas PUPR segera menurunkan alat berat ke titik-titik kritis yang rawan longsor dan banjir. Penanganan cepat dan sigap, katanya, wajib dilakukan sebelum ada korban jiwa.
“Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak. Kalau sudah tahu titik rawan, langsung tindak lanjuti,” ujarnya dengan nada serius.
Tak hanya itu, Samsun juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya, sinergi antarinstansi adalah kunci agar penanganan infrastruktur bisa berjalan maksimal dan merata.
“Masalah jalan rusak bukan sekadar soal kenyamanan. Ini menyangkut akses masyarakat ke layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Sudah seharusnya ini jadi prioritas bersama,” pungkasnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)














