AdvertorialDPRD Samarinda

Iswandi Sebut Relokasi Pasar Subuh Perlukan Solusi Segera

×

Iswandi Sebut Relokasi Pasar Subuh Perlukan Solusi Segera

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Iswandi.

Pijar.asia | Samarinda – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Iswandi menyampaikan atensinya terhadap permasalahan Relokasi Pasar Subuh pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada Kamis (15/05/25).

Anggota Komisi I, Iswandi, menekankan pentingnya solusi yang adil dan menyeluruh bagi seluruh pedagang. Ia meminta Pemerintah Kota Samarinda untuk tidak hanya fokus pada pedagang inti, tetapi juga memikirkan pedagang pelengkap seperti penjual sayur, buah, hingga makanan.

“Tolong dicarikan solusinya untuk para pedagang yang bukan bagian dari tematik utama. Kita harus cari win-win solution, termasuk untuk pedagang sayur, buah, dan makanan. Kalau dicampur dengan pedagang khusus seperti (penjual babi), bisa rancu dan menimbulkan persoalan baru,” ucap Iswandi.

Lebih lanjut, Iswandi juga meminta agar proses relokasi dikawal secara transparan dan adil oleh seluruh perangkat terkait, termasuk mahasiswa, agar pedagang dapat benar-benar merasakan kemudahan dan keadilan dari kebijakan tersebut.

Ia juga mempertanyakan keterlibatan aparat dalam proses pembongkaran pasar yang terjadi pada Jumat (09/04). Menurutnya, penggunaan aparat pemerintah seperti Satpol PP, TNI, dan Polri dalam aset pribadi menimbulkan pertanyaan terkait sumber pembiayaannya.

“Pembongkaran dengan melibatkan banyak aparat tentu membutuhkan biaya besar. Ini aset pribadi, tapi yang turun justru aparat pemerintah. Ini patut dipertanyakan,” tutup Iswandi.

Menutup pernyataannya, Iswandi berharap seluruh pedagang, baik tematik, pelengkap, maupun pedagang khusus, dapat terakomodir secara layak dan manusiawi, termasuk dengan penempatan area jualan yang sesuai dan tidak diskriminatif. (SL/Adv/DPRDKOTASAMARINDA)