Pijar.asia | Samarinda – Gema sorak keluarga dan para wisudawan memenuhi GOR 27 September Universitas Mulawarman, Sabtu (12/4/2025), saat satu per satu peserta Wisuda Gelombang I Universitas Mulawarman dipanggil ke atas panggung.
Namun ada yang berbeda pagi itu. Di antara toga dan wajah-wajah muda penuh harap, tampil sosok yang selama ini lebih dikenal di panggung politik, Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPRD Kaltim.
Bukan sebagai tamu kehormatan, Hasanuddin hadir sebagai wisudawan. Dirinya resmi menyandang gelar Doktor (S-3) Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.
Tak sendiri, di barisan depan juga tampak Gubernur Kalimantan Timur yang turut meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi. Sementara itu, anggota DPRD Kaltim lainnya, Abdul Rakhman Bolong, meraih gelar Magister Manajemen. Bahkan Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mulawarman (IKA Unmul), Sarkowi V. Zahry, turut hadir memberi dukungan.
“Ini bukan sekadar gelar, ini tanggung jawab. Pendidikan tak mengenal usia, tak kenal jabatan,” ujar Hamas sapaan akrabnya, usai prosesi wisuda.
Gubernur Kaltim dalam sambutannya menyerukan pentingnya pendidikan tinggi untuk membangun masa depan daerah. Dirinya menekankan bahwa hanya 12% penduduk Kaltim yang saat ini mengenyam pendidikan tinggi angka yang menurutnya harus ditingkatkan secara drastis.
“Kami ingin mencetak generasi emas. Pendidikan adalah kunci. Melalui program Gratispol, kami berkomitmen menggratiskan biaya pendidikan di seluruh universitas, baik negeri maupun swasta, di Kalimantan Timur,” ucapnya.
Untuk diketahui, Sebanyak 1.534 wisudawan dan wisudawati menjadi saksi betapa pendidikan bisa menyatukan lintas generasi dari mahasiswa semester akhir hingga pejabat tinggi daerah. Hari itu, panggung wisuda bukan hanya milik anak muda, tapi juga milik para pemimpin yang memberi teladan, bahwa belajar adalah jalan hidup, bukan tujuan akhir. (MH/Adv/DPRDKaltim)














