AdvertorialDPRD Kaltim

Akses Jalan Buruk Dinilai Hambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

×

Akses Jalan Buruk Dinilai Hambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman. (Ist)

Pijar.asia | Samarinda – Pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan, seiring dengan meningkatnya peran daerah ini sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). DPRD Kaltim menilai, kesiapan infrastruktur, khususnya di Samarinda masih jauh dari ideal.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman, mengungkapkan bahwa konektivitas antardaerah masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah strategis yang akan terdampak langsung oleh pembangunan IKN. Dirinya menyebut, kualitas dan akses jalan belum cukup mendukung mobilitas ekonomi maupun sosial masyarakat.

“Jalan-jalan utama harus dibangun dua jalur agar arus logistik tidak terhambat. Ini bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tapi menyangkut kelancaran aktivitas ekonomi dan distribusi barang,” ujarnya.

Menurutnya, Samarinda sebagai ibu kota provinsi dan kota penyangga IKN semestinya menjadi prioritas dalam agenda pembangunan jalan. Dirinya menilai, perbaikan infrastruktur bukan hanya urusan teknis melainkan bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

Sayid juga menyoroti potensi ekonomi lain yang bisa dikembangkan jika infrastruktur diperkuat, seperti sektor pariwisata dan investasi daerah. Dengan akses jalan yang memadai, destinasi wisata di kabupaten/kota bisa lebih mudah dijangkau dan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat lokal.

“Kalau aksesnya mudah, otomatis wisatawan akan datang. Investor juga akan melirik. Ini peluang besar yang tidak boleh kita lewatkan,” katanya.

Selain jalan, Sayid menggarisbawahi bahwa masih banyak sektor lain yang perlu dibenahi agar Kaltim benar-benar siap menyambut era baru pasca pemindahan ibu kota. Dirinya menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan terintegrasi terutama di Samarinda.

“Samarinda harus menjadi kota yang layak huni. Infrastruktur yang baik adalah kunci utamanya,” tutupnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)