Advertorial

Arianto Serahkan SK P3K di Lingkup Dispar Kukar

×

Arianto Serahkan SK P3K di Lingkup Dispar Kukar

Sebarkan artikel ini
Plt. Kepala Dispar Kukar, Arianto.

Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Plt Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) Arianto, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) secara simbolis kepada puluhan pegawai di lingkungan Dinas Pariwisata Kukar, Rabu (28/5/2025).

“SK P3K yang diserahkan kemarin jumlahnya sekitar 50 hingga 60 orang,” ujar Arianto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia berharap para pegawai yang telah diangkat sebagai P3K dapat menunjukkan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, kerjanya semakin bagus, semakin baik, semakin melayani, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat kehadiran mereka,” ungkapnya.

Selain menyinggung penyerahan SK, Arianto juga menanggapi potensi pengembangan pariwisata desa, khususnya terkait keberadaan air terjun kembar di Desa Santan Ulu yang saat ini masih belum memiliki akses jalan yang memadai.

Menurutnya, sebelum dilakukan intervensi pembangunan dari pemerintah kabupaten, perlu terlebih dahulu dilakukan kajian terhadap potensi dan nilai ekonomis dari lokasi wisata tersebut.

“Kalau langsung dikelola, sementara yang berkunjung belum ada, lalu kita investasi miliaran, itu kan kurang tepat. Kita lihat dulu potensinya seperti apa,” terangnya.

Arianto juga menekankan pentingnya inisiatif dari pemerintah desa untuk membuka akses awal menggunakan anggaran dana desa. Oleh karena itu, Ia menyarankan pembangunan dilakukan secara bertahap sambil memastikan status kepemilikan lahan di lokasi wisata.

“Kalau itu aset milik warga, tentu pendekatannya berbeda. Tapi kalau milik desa dan dikelola oleh Pokdarwis, kami dari Dinas Pariwisata siap mendukung,” tambahnya.

Ia menegaskan, infrastruktur dapat dibangun dengan dana desa agar lebih tepat sasaran, dan jika tempat tersebut memang potensial, pemerintah kabupaten tidak menutup kemungkinan untuk memberikan bantuan lanjutan.

“Kalau memang itu potensial untuk dikembangkan, ya tidak apa-apa, bisa kita bantu juga,” pungkas Arianto. (Adv)