Pijar.asia | Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji memasuki 100 hari pertama masa kerja dengan sorotan tajam terhadap program prioritas pendidikan gratis. Di tengah masa transisi pemerintahan, DPRD Kaltim menilai arah pembangunan tetap menunjukkan progres yang menjanjikan.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahrudin, yang akrab disapa Ayyub, menegaskan bahwa program unggulan seperti Gratispol (pendidikan gratis) dan Jospol terus berjalan meski belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat. Dirinya menyebut keterbatasan anggaran sebagai kendala, namun optimis cakupan program akan meluas signifikan tahun depan.
“Kita selalu mengawal program Gratispol dan Jospol. Memang belum menyentuh seluruh kalangan karena keterbatasan pendanaan, tapi program ini dipastikan akan menuju tahun depan hampir 100 persen bisa digratiskan,” ujarnya.
Salah satu fokus utama pemerintahan baru adalah perluasan cakupan pendidikan gratis. Tak hanya sebatas pembebasan SPP, program ini juga ditujukan untuk mencakup kebutuhan pelajar lainnya seperti seragam, buku hingga fasilitas belajar.
Perhatian juga diberikan pada infrastruktur pendidikan. Ayyub mengungkapkan bahwa pembangunan sarana sekolah, termasuk pagar, toilet, dan fasilitas pendukung lainnya, menjadi bagian dari prioritas pemerintah.
“Bapak Gubernur sudah memberikan arahan agar pembangunan fasilitas sekolah diarahkan pada hal-hal yang jelas orientasinya dan tidak mubazir. Kita ingin infrastruktur pendidikan ini betul-betul mendukung proses belajar mengajar,” ucapnya.
DPRD Kaltim, kata Ayyub, terus berupaya membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam memastikan efektivitas pelaksanaan program. Dirinya menegaskan bahwa prinsip pendidikan gratis harus diterjemahkan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan beban tersembunyi bagi masyarakat.
“Gratis pendidikan ini harus benar-benar gratis. Tidak hanya SPP, tapi semua kebutuhan pendidikan harus dipenuhi agar tidak ada beban bagi orang tua,” tutupnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)














