Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap mahasiswa perantau tak hanya sebatas dukungan moril.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, secara langsung sebagai bentuk nyata dukungannya terhadap generasi penerus daerah.
Asrama yang sebelumnya sudah puluhan tahun menjadi tempat tinggal mahasiswa Kukar, kini hadir dengan wajah baru. Tidak sekadar nyaman untuk ditinggali, tapi juga dirancang sebagai tempat tumbuhnya semangat perjuangan, kebersamaan, dan kedisiplinan bagi para penghuni.
Bupati Edi menyampaikan, asrama ini tak boleh dipandang hanya sebagai fasilitas fisik. Lebih dari itu, ia ingin tempat ini jadi wadah bagi mahasiswa untuk menempa diri, baik secara akademik maupun karakter.
“Asrama ini telah menjadi saksi perjalanan banyak tokoh Kukar. Kini giliran generasi baru untuk tumbuh dan belajar, membawa semangat pengabdian yang berakar dari tempat ini,” ujar Edi usai meresmikan revitalisasi Asrama Mahasiswa Kukar di Yogyakarta, Selasa (6/5/2025).
Bupati Edi juga memastikan semua kebutuhan dasar seperti listrik dan air terpenuhi. Namun Edi mengingatkan bahwa menjaga fasilitas adalah tanggung jawab bersama.
Ia juga mendorong para mahasiswa untuk menjaga kekompakan serta menghormati nilai hidup bersama di tanah rantau.
Menurutnya, tak semua anak muda mendapat kesempatan menempuh pendidikan tinggi di luar daerah. Maka, asrama ini menjadi tempat penting bagi mahasiswa Kukar yang berjuang dari jauh, dengan harapan suatu hari kembali pulang membawa ilmu dan kontribusi nyata.
“Tempat ini harus menjadi ruang tumbuh, bukan hanya secara akademik, tetapi juga secara sosial dan karakter. Dari sini, anak-anak Kukar bisa melangkah lebih jauh untuk kembali membangun daerahnya,” tandasnya. (Adv)














