Pijar.asia | Samarinda – Program Gratispol yang menjadi janji politik Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud dan Seno Aji, resmi diluncurkan pada Senin (21/4/2025) yang lalu. Program pendidikan gratis hingga jenjang S3 ini langsung mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menilai peluncuran Gratispol sebagai langkah strategis dalam mewujudkan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Ini bukan sekadar janji politik, tapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kaltim,” kata Sapto kepada awak media.
Menurut Sapto, keberanian pemerintah daerah menggratiskan pendidikan hingga jenjang doktoral merupakan terobosan penting dalam sejarah pembangunan pendidikan di Benua Etam. Dirinya menyebut, kebijakan ini harus segera diintegrasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang tengah disusun.
“DPRD, khususnya Komisi II, akan mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk memastikan RPJMD kita sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” jelasnya.
Pansus ini, lanjut Sapto, ditargetkan bekerja selama tiga bulan ke depan dan menyelesaikan sinkronisasi hingga Agustus 2025. Dirinya berharap, program Gratispol dapat menjadi fondasi kuat dalam mendorong lahirnya generasi emas Kaltim.
“Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk kejayaan daerah,” tandasnya. (MH/Adv/DPRDKaltim)














