AdvertorialDPRD Kaltim

Banjir Lumpur Terjang Permukiman di Samarinda, Proyek Pematangan Lahan Jadi Sorotan

×

Banjir Lumpur Terjang Permukiman di Samarinda, Proyek Pematangan Lahan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, Anggota DPRD Kaltim. (Ist)

Pijar.asia | Samarinda – Banjir lumpur yang diduga akibat proyek pematangan lahan menerjang permukiman warga di Kelurahan Karang Anyar dan Lok Baru, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Peristiwa ini menimbulkan kerugian material bagi warga yang rumahnya dipenuhi lumpur. Insiden tersebut memicu protes dan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, yang meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas.

“Kajian bersama dengan pimpinan dinas perlu dilakukan agar tidak ada lagi kerugian yang dialami masyarakat,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Afif juga menyoroti rekam jejak kontraktor proyek yang dinilainya kurang baik. Dirinya meminta dinas terkait memberikan teguran tegas kepada pihak kontraktor yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut.

“Informasi yang saya terima, kontraktor proyek ini memiliki rekam jejak buruk. Teguran tegas harus diberikan agar hal serupa tidak terulang,” ucapnya.

Politikus Partai Gerindra ini juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera turun tangan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga. Transparansi dalam pelaksanaan proyek, menurutnya, menjadi hal yang sangat penting.

“Jika izin proyek ini lengkap, informasi tersebut seharusnya disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Tidak seharusnya warga menjadi korban akibat lumpur yang merusak rumah mereka,” imbuhnya.

Afif berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi konkret kepada warga terdampak sekaligus meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan proyek di masa yang akan datang. (Hsn/Adv/DPRDKaltim)