Pijar.asia | Samarinda – Peran generasi muda dalam politik menjadi sorotan Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, Menurutnya, bonus demografi yang didominasi generasi Y, Z dan Alpha adalah peluang besar bagi Indonesia untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Dirinya menegaskan, keterlibatan anak muda dalam pemerintahan sangat penting agar kebijakan yang dihasilkan lebih relevan dengan kebutuhan zaman.
“Anak muda harus berani mengambil peran dalam pemerintahan agar aspirasi mereka terwakili dengan baik. Mereka adalah masa depan Indonesia, dan kebijakan yang diambil hari ini harus mencerminkan kebutuhan generasi mereka,” ungkapnya.
Andi Satya menilai bahwa hadirnya pemimpin muda di pemerintahan sangat diperlukan. Dirinya menyebut bahwa generasi muda memiliki perspektif progresif, adaptif dan inovatif yang mampu mengikuti perkembangan teknologi serta dinamika global.
Sebagai contoh, Andi Satya mengapresiasi peran pemimpin muda dunia seperti Emmanuel Macron di Prancis dan Jacinda Ardern di Selandia Baru. Menurutnya, kedua tokoh tersebut telah membuktikan bahwa kepemimpinan muda mampu membawa perubahan besar bagi negara mereka.
“Generasi muda memiliki keunggulan dalam hal teknologi dan inovasi yang sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan global. Saya berharap semakin banyak anak muda yang siap turun ke dunia politik dan pemerintahan demi kemajuan bersama,” tambahnya.
Selain berbicara soal kepemimpinan, Andi Satya juga menyoroti tantangan era digital yang menuntut kemampuan adaptasi cepat dari para pemimpin. Menurutnya, pemimpin muda memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan zaman, termasuk dalam mengelola kebijakan berbasis teknologi dan digitalisasi.
“Tantangan di masa depan akan semakin kompleks. Dibutuhkan pemimpin yang bukan hanya paham teknologi, tetapi juga bisa menggunakan inovasi untuk menciptakan kebijakan yang inklusif dan relevan,” tegas politisi muda ini.
Andi Satya mengajak generasi muda untuk berani melangkah ke dunia politik. Dirinya percaya bahwa keterlibatan mereka tidak hanya akan membawa perubahan, tetapi juga menjamin keberlanjutan visi Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045.
“Semangat generasi muda adalah aset bangsa yang harus dimanfaatkan. Mari kita bangun masa depan Indonesia yang lebih baik dengan keterlibatan aktif anak muda dalam pengambilan keputusan,” tutupnya penuh harap. (Hsn/Adv/DPRDKaltim)














