Pijar.asia | Samarinda – Dengan dukungan penuh dari para anggota, Muhammad Sinar Alam terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Kalimantan Timur dalam Konferensi Daerah II yang digelar di Samarinda, Rabu (20/11) dan dikukuhkan pada Kamis (21/11).
Dalam pidato perdananya, Sinar Alam menyampaikan visi besar untuk menjadikan ISPIKANI sebagai organisasi yang tak hanya fokus pada pengembangan sektor perikanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami bertekad menjadikan ISPIKANI sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha, membangun sektor perikanan yang berkelanjutan, serta hadir membantu masyarakat dengan solusi berbasis ilmu pengetahuan,” ungkap Sinar Alam dengan penuh semangat.
Sinar Alam, yang dikenal sebagai pengusaha muda di sektor perikanan, juga membeberkan sejumlah agenda strategis di bawah kepemimpinannya. Fokus utama ISPIKANI Kaltim ke depan mencakup pemberdayaan nelayan, pengembangan teknologi perikanan, dan peningkatan partisipasi generasi muda dalam industri ini.
“Kalimantan Timur memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Tugas kita adalah memastikan semua potensi ini dikelola secara maksimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Pemilihan ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Ketua DPP ISPIKANI, Dr. Agus Suherman, menyebut Sinar Alam sebagai sosok muda yang penuh dedikasi dan pemahaman mendalam tentang dunia perikanan.
“Muhammad Sinar Alam memiliki visi yang progresif. Di bawah kepemimpinannya, saya berharap ISPIKANI Kaltim dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan swasta untuk memajukan sektor perikanan di seluruh penjuru Kalimantan Timur,” ucap Agus.
Senada dengan itu, Demisioner Ketua DPD ISPIKANI Kaltim, Dr. Fitriyana, juga menilai Sinar Alam sebagai pilihan tepat untuk memimpin organisasi.
“Sinar Alam adalah kader ISPIKANI dengan pengalaman dan visi yang matang. Saya yakin ISPIKANI Kaltim akan semakin maju di bawah kepemimpinannya,” imbuhnya.
Konferensi Daerah II ISPIKANI Kaltim ini juga melahirkan sejumlah rekomendasi penting, termasuk strategi pemberdayaan nelayan lokal dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
Di bawah kepemimpinan baru ini, ISPIKANI Kaltim diharapkan menjadi katalisator perubahan, tidak hanya untuk mendukung pembangunan sektor perikanan, tetapi juga sebagai solusi nyata bagi tantangan yang dihadapi masyarakat.
Sinar Alam kini memikul harapan besar untuk mengoptimalkan potensi perikanan Kalimantan Timur dan menjadikannya salah satu pilar utama pembangunan ekonomi di Benua Etam. (Hsn)












