Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan penataan ulang kawasan padat penduduk di Kelurahan Melayu, Tenggarong, pascakebakaran.
Penataan kawasan dilakukan untuk memperbaiki kondisi permukiman sekaligus memperkuat prasarana, sarana, dan fasilitas penunjang umum yang dibutuhkan masyarakat.
Kepala Disperkim Kukar Muhammad Aidil mengatakan, kawasan tersebut merupakan permukiman lama yang berkembang selama puluhan tahun.
Pertumbuhan bangunan secara bertahap membuat tata letak kawasan belum sepenuhnya tertata seperti kawasan perumahan yang sejak awal dirancang dengan infrastruktur dan akses yang terencana.
“Melihat kondisi rah warga terdampak, kami akan melakukan penataan ulang, lantaran jumlah rumah di wilayah ini cukup banyak” ujar Aidil usai mendampingi Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat meninjau rumah warga, Kamis (8/10/2026).
Dalam waktu dekat, Disperkim akan menyelesaikan perencanaan dan pendataan warga yang terdampak kebakaran. Penanganan rumah terdampak menjadi prioritas sebelum pemerintah melakukan penataan kawasan secara keseluruhan.
Rencana penataan nantinya akan dipaparkan kepada warga dan pihak kelurahan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh masukan sebelum penataan kawasan dilaksanakan.
Disperkim juga masih berkoordinasi dengan Baznas dan membuka peluang dukungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Aidil menegaskan, penataan tidak dapat dilakukan sekaligus karena harus menyesuaikan kondisi kawasan dan masyarakat yang tinggal di dalamnya.
“Yang pasti kami akan menyesuaikan dan merancang persiapan untuk penataan kawasan padat penduduk yang akan dilakukan secara bertahap karena tidak bisa langsung keseluruhan,” pungkasnya. (Adv/DiskominfoKukar)














