Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan warga terdampak kebakaran di Jalan A.M Alimuddin, Kelurahan Melayu, Tenggarong, tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah proses pemulihan.
Perhatian pemerintah tidak hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan pangan. Warga yang memiliki anak sekolah hingga mereka yang harus kembali bekerja juga menjadi bagian dari penanganan pascakebakaran.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, kebutuhan warga harus dipastikan tetap terpenuhi agar musibah tidak menghentikan aktivitas mereka dalam waktu lama.
“Recovery jangka pendek itu, kita memastikan aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terganggu,” ujar Aulia saat datang ke lokasi rumah warga korban kebakaran, Kamis (8/10/2026).
Untuk warga yang masih bersekolah, pemerintah akan memperhatikan kebutuhan perlengkapan sekolah. Sementara warga yang bekerja juga akan dibantu agar kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas pekerjaannya tetap terpenuhi.
Aulia meminta pihak kecamatan dan Kelurahan Melayu mengambil langkah yang diperlukan untuk membantu warga melewati masa pemulihan. Pendataan dan pemantauan kondisi warga menjadi bagian penting agar bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, bantuan untuk kebutuhan memasak juga mulai diberikan. Baznas turut membantu menyediakan perlengkapan memasak agar bahan makanan yang tersedia dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan warga maupun relawan.
Pemkab Kukar juga mengapresiasi keterlibatan Damkar, BPBD, relawan, kecamatan dan kelurahan dalam penanganan pascakebakaran.
Aulia menegaskan, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap melihat kebutuhan masing-masing keluarga terdampak.
“Bagi yang bersekolah, perlengkapan sekolahnya harus terpenuhi. Bagi yang bekerja, kebutuhan pekerjaannya juga harus terpenuhi,” tandasnya. (Adv/DiskominfoKukar)














