Advertorial

Diskop UKM Kukar Perluas Ruang Usaha UMKM di Kawasan Pujasera Tenggarong

×

Diskop UKM Kukar Perluas Ruang Usaha UMKM di Kawasan Pujasera Tenggarong

Sebarkan artikel ini
Tampak Gerai UMKM sudah terisi di Taman Pujasera Tenggarong

Pijar.asia | Kutai Kartanegara – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan kawasan kuliner Pujasera Tenggarong.

Berada di kawasan Menara Tuah Himba dan berdekatan dengan Pusat Informasi Jam Bentong Tenggarong, Pujasera diarahkan menjadi salah satu ruang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis sekaligus memperkenalkan beragam produk kuliner kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskop UKM Kukar Muhammad Reza mengatakan, aktivitas para pelaku usaha di kawasan tersebut saat ini sudah mulai berjalan.

Gerai premium yang berada di bagian depan telah terisi, sementara pengisian gerai kontainer di bagian belakang masih dilakukan secara bertahap.

“Untuk UMKM di Pujasera, tenan-tenannya saat ini sudah mulai buka. Jadi sebenarnya tidak perlu menunggu pembukaan lagi karena sudah berjalan. Memang prosesnya bertahap, tetapi untuk gerai premium yang berada di bagian depan sudah buka semua,” ujar Reza sapaan akrabnya. Selasa (22/9/2026).

Dari total 58 kontainer yang tersedia, sekitar 80 persen telah memiliki kontrak dengan pihak pengelola. Adapun jenis usaha yang masuk cukup beragam, dengan dominasi sektor kuliner dan konsep yang berbeda-beda.

Reza menjelaskan, pelaku UMKM yang ingin menempati gerai terlebih dahulu mendaftarkan diri kepada pihak pengelola. Selanjutnya dilakukan proses kurasi untuk memastikan usaha yang masuk sesuai dengan konsep kawasan Bujasera.

“Pelaku usaha mendaftar langsung kepada pihak pengelola. Setelah itu, dilakukan kurasi untuk menentukan UMKM yang sesuai dengan konsep yang sudah ditetapkan. Jadi, proses tersebut sepenuhnya dilakukan bersama pihak pengelola,” jelasnya.

Mengenai biaya sewa, Reza menyebut ketentuan tarif menjadi kewenangan pihak pengelola. Besarannya dapat berbeda antara gerai depan dan kontainer belakang, menyesuaikan fasilitas, listrik, serta kebutuhan operasional masing-masing tenan.

Saat ini, 12 gerai premium di bagian depan telah terisi penuh. Sementara area lainnya diperkirakan sudah mencapai sekitar 60 persen keterisian. Diskop UKM Kukar menargetkan seluruh 58 tenan dapat terisi dan beroperasi pada September 2026.

“Target kita pada September ini seluruh 58 tenan tersebut bisa terisi dan beroperasi,” pungkas Reza. (Adv/DiskominfoKukar)